Matchday 7 Liga Champions UEFA menghadirkan drama di seluruh Eropa. Barcelona menang tipis dalam laga enam gol di Praha, Arsenal mencatat rekor klub baru di Milan, sementara Liverpool, Bayern München, dan Juventus meraih kemenangan krusial dalam persaingan lolos langsung. Dengan satu pertandingan tersisa di fase liga, perebutan posisi delapan besar — serta tiket playoff — berada dalam situasi yang sangat ketat.
Barcelona Tunjukkan Karakter di Praha saat Lewandowski Raih Tonggak Baru
Barcelona diuji hingga batas maksimal di Praha, namun akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4–2 atas Slavia Praha, menegaskan ketangguhan mereka dalam situasi bertekanan tinggi. Juara Republik Ceko itu mengejutkan tim tamu di awal laga, memaksa Barça merespons dengan fleksibilitas taktik dan kualitas individu.
Fermín López menjadi pusat kebangkitan Barcelona dengan mencetak dua gol pada babak pertama yang berlangsung sangat intens, sementara Robert Lewandowski kembali menambah catatan emasnya di Eropa. Penyerang asal Polandia itu mencapai 114 gol di kompetisi UEFA, sekali lagi membuktikan ketajamannya di panggung terbesar. Gol jarak jauh Dani Olmo setelah jeda mengembalikan momentum ke pihak Barcelona, sebelum Lewandowski memastikan kemenangan di menit-menit akhir.
Hasil ini menjaga Barcelona tetap berada dalam persaingan untuk tiket langsung ke babak 16 besar, dengan kedalaman lini serang mereka kembali menjadi pembeda saat margin kemenangan sangat tipis.
Arsenal Cetak Sejarah dengan Kemenangan Pernyataan di Markas Inter
Kemenangan tandang Arsenal 3–1 atas Inter bukan hanya salah satu hasil paling menonjol di Matchday 7, tetapi juga momen bersejarah bagi klub. Untuk pertama kalinya, tim asal London itu meraih tujuh kemenangan beruntun di Liga Champions, menegaskan transformasi mereka menjadi salah satu tim paling konsisten di kompetisi ini.
Gabriel Jesus memimpin dengan dua gol, sementara pemain pengganti Viktor Gyökeres menambah gol ketiga untuk melengkapi penampilan dominan. Kemampuan Arsenal menghukum kesalahan lawan, mengontrol transisi, dan menjaga disiplin bertahan terlihat jelas sepanjang pertandingan, meski Inter sempat memberikan tekanan.
Kemenangan ini memastikan Arsenal lolos ke babak 16 besar dan mengunci posisi pertama klasemen fase liga. Mereka menjadi satu-satunya tim dengan rekor sempurna setelah tujuh laga, sekaligus memiliki lini serang paling produktif dan pertahanan paling rapat.
Liverpool Tampil Tenang di Marseille saat Slot Soroti Konteks Taktik
Liverpool menampilkan salah satu performa paling terkendali pada putaran ini dengan kemenangan tandang 3–0 atas Marseille. Tendangan bebas cerdik Dominik Szoboszlai membuka skor, sebelum gol-gol di babak kedua memastikan hasil yang secara signifikan memperkuat posisi The Reds dalam persaingan delapan besar.
Meski skor terlihat meyakinkan, pelatih kepala Arne Slot menyoroti konteks taktik yang lebih luas di balik musim Liverpool. Ia menjelaskan bahwa timnya tampil optimal ketika permainan terbuka, memungkinkan pemain menyerang ruang dan menembus lini, sementara blok rendah yang rapat tetap menjadi tantangan berbeda. Laga melawan Marseille, dengan kedua tim menekan tinggi dan membangun serangan dari bawah, sangat sesuai dengan kekuatan Liverpool.
Hasil ini membuat Liverpool berada pada posisi ideal menjelang matchday terakhir, dengan peluang lolos langsung tetap terbuka lebar.
Bayern Capai Tonggak Bersejarah Meski Sempat Kesulitan Awal
Bayern München menjadi klub kedua dalam sejarah Liga Champions yang meraih 250 kemenangan, setelah menundukkan Union Saint-Gilloise 2–0 di Munich. Usai babak pertama yang berjalan lambat, Harry Kane mengambil alih kendali dengan dua gol dalam waktu singkat di awal babak kedua, kembali menegaskan perannya di momen-momen krusial.
Meski harus bermain dengan sepuluh orang setelah Minjae Kim mendapat kartu merah, Bayern tetap mengontrol permainan. Pelatih Vincent Kompany mengakui kurangnya tempo sebelum jeda, namun memuji respons timnya di babak kedua, menekankan bahwa laga Liga Champions kerap ditentukan oleh momen, bukan dominasi berkelanjutan.
Bayern tetap berada dalam jalur kuat untuk finis di delapan besar menjelang Matchday 8.
Juventus Bangun Momentum saat Spalletti Tekankan Tuntutan Modern
Juventus melanjutkan tren positif dengan kemenangan kandang 2–0 atas Benfica, memperpanjang rangkaian kemenangan fase liga menjadi tiga laga. Gol Khéphren Thuram dan Weston McKennie mencerminkan penampilan yang dibangun atas intensitas, timing, dan pemahaman kolektif yang semakin baik.
Usai pertandingan, pelatih Luciano Spalletti menekankan pentingnya counter-pressing dalam sepak bola modern, seraya mencatat bahwa Juventus sempat mempersulit diri sendiri lewat kehilangan bola yang tidak perlu. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kemajuan tim terlihat jelas, dengan keterlibatan dan tanggung jawab yang meningkat di seluruh skuad.
Juventus tetap berada dalam perburuan tiket langsung, dengan performa terkini menunjukkan kejelasan taktik yang kian matang.
Newcastle, Chelsea, dan Qarabağ Raih Kemenangan Kandang Krusial
Newcastle United memperkuat peluang lolos ke fase gugur dengan kemenangan meyakinkan 3–0 atas PSV Eindhoven, sekaligus memperpanjang rekor tanpa kebobolan di St James’ Park. Yoane Wissa tampil menonjol dengan satu gol dan satu assist, sementara The Magpies kembali menunjukkan kedewasaan mereka di kompetisi Eropa.
Chelsea juga mengamankan kemenangan penting 1–0 atas Pafos, dengan sundulan telat Moisés Caicedo menjadi penentu laga yang diwarnai kesabaran dan kontrol. Pelatih Liam Rosenior menyoroti energi tim, pressing, dan soliditas bertahan sebagai poin positif utama, terutama setelah dua laga beruntun tanpa kebobolan.
Di Azerbaijan, Qarabağ menghadirkan salah satu momen paling dramatis Matchday 7 dengan kemenangan 3–2 atas Eintracht Frankfurt lewat gol di masa tambahan. Pelatih Gurban Gurbanov enggan memperpanjang pembahasan soal keputusan wasit yang kontroversial, menyebut bahwa presiden klub telah menyampaikannya, sementara Qarabağ menjaga harapan Eropa mereka tetap hidup secara luar biasa.
Arti Matchday 7 Menjelang Putaran Terakhir
Dengan fase liga mendekati akhir, Matchday 7 memperjelas identitas tim-tim paling konsisten sekaligus meningkatkan tensi perebutan tempat tersisa di delapan besar. Dominasi Arsenal di puncak kontras dengan ketatnya grup pengejar, di mana satu hasil pada Matchday 8 dapat mengubah klasemen secara drastis.
Putaran terakhir akan menentukan klub mana yang lolos langsung ke babak 16 besar dan siapa yang harus melalui jalur playoff, memastikan ketegangan maksimal di seluruh Eropa saat fase liga Liga Champions mencapai klimaksnya.
Untuk berita terbaru Liga Champions UEFA, kunjungi halaman berita kami.


